Sebagai seorang Muslim, sudah seharusnya kita membela Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi Besar kita. Kita harus membela apa yang kita yakini itu benar dan tidak takut dalam mengambil posisi kita dalam mengatakan apa yang benar itu benar dan yang salah itu salah.
Akan tetapi dalam hal ini, janganlah sampai kita terpancing emosi sehingga mengeluarkan kata-kata yang tidak seharusnya kita keluarkan. Ini juga bukti bahwa orang-orang yang membenci Muhammad itu adalah orang yang sebenarnya percaya akan kebesaran Nabi besar kita, tetapi ego-nya yang membuat mereka menolak akan apa yang hatinya ia anggap benar. Yakinlah, tujuan mereka ialah memancing emosi kita dan bila kita terpancing dengan mencaci maki mereka, maka mereka akan merasa menang dan merasa tujuan mereka tercapai.
Bila kita melihat dari sisi lain, justru saat inilah dimana kita sebagai orang Muslim bisa menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang cinta damai dan tidak gampang termakan oleh hasutan. Momen ini secara tidak langsung membuat nama Nabi Muhammad SAW terangkat lagi ke permukaan, sehingga orang-orang yang belum pernah mendengar nama nabi besar kita ini sebelumnya, menjadi berkesempatan untuk mendengarnya. Lalu tugas kita adalah memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya, contohnya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang siapa Muhammad dan apa Islam itu? Mengapa tidak boleh menggambar beliau? di forum-forum yang kita datangi ataupun percakapan langsung kita dengan teman atau sahabat, bukan dengan mencaci maki para pembuat grup/kompetisi tersebut. Momen-momen seperti ini, bila disikapi dengan kebijaksanaan bisa berbalik menjadi sebuah momen dimana orang-orang akan percaya bahwa Islam adalah agama yang benar adanya dan membuat mereka memutuskan untuk kembali (saya tidak menggunakan kata pindah disini) ke dalam Islam.
Shalawat dan salam kita junjungkan kepada nabi besar Muhammad SAW.
Semoga Allah SWT memberi hidayah kepada kita semua.
Amin ya Robbal Alamin
Amy
